Kamis, 18 April 2013

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA PASAR BEBAS


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dengan teknologi yang semakin canggih maka kegiatan ekonomi pun semakin berkembang. Dulu kegiatan ekonomi dilakukan dengan sangat sederhana. Seperti contohnya adanya sistem barter yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari. Akan tetapi dengan berkembangnya kegiatan ekonomi, tujuan kegiatan ekonomi pun berubah, yang semula diliakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari, kini kegiatan ekonomi dilakukan untuk memperoleh keuntungan. Perkembangan ekonomi yang semakin maju menjadikan masalah- masalah dalam perekonomian pun menjadi semakin kompleks. Oleh karena itu, dalam makalah ini saya akan membahas tentang perdagangan bebas dan globalisasi.

Pada abad ke-21 perdagangan bebas akan dikuasai oleh Asia terutama China. Pada tahun 2050 Separuh lebih produk nasional bruto akan di kuasai asia. China akan menggusur Amerika Serikat, disusul oleh india di posisi ke-3.

kami tidak akan menguraikan tentang peranan teknologi informasi pada pendidikan,agama social dan lain sebagainya. Tapi disini kami hanya akan menguraikan tentang peranan teknologi informasi ekonomi pada umumnya dan peranan teknologi informasi pada pasar bebas pada khususnya, kenapa kami menguraikan peranan informasi pada bidang ekonomi tersebut di karnakan yang namanya perdaganga itu tidak akan lepas dari yang namanya ekonomi tukar menukar, jual beli dan lain sebagainya

Oleh karena itu, kami akan menguraikan tentang peranan teknologi di era pasar bebas, dengan harapan agar masyarakat indonesia tidak tertinggal dari segi ekonomi di era pasar bebas ini





B. Rumusan Masalah

Dari permasalahan yang penulis angkat, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut

1. Bagaimana pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap aktivitas ekonomi pasar bebas ?



C. Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan makalah ini untuk memenuhi tugas mata kuliah bahasa Indonesia dan untuk meningkatkatkan pengetahuan penulis dalam memahami dampak teknologi informasi dan pasar bebas

D. Metode Penulisan

Dalam penulisan makalah ini penulis menggunakan metode penjabaran materi, adapun teknik yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mempelajari buku-buku, browsing internet dan sumber lain untuk mendapatkan data untuk pembuatan makalah ini.


BAB II

Kajian pustaka



A. Teknologi informasi (TI)

Di era globalisasi peranan TI menjadi semakin penting digunakan untuk mengungkapkan data dan fakta menjadi sebuah informasi yang bisa dimanfaatkan. Kontribusi TI tidak terlepas dari suatu tanggung jawab agar data dan fakta pendidikan dapat dikumpulkan, dikelola, disimpan, diteliti, dibukTIan dan disebarkan agar masyarakat mendapatkan informasi penting dengan benar secara efektif dan efisien. TI pada hakikatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai tambah dalam menghasilkan suatu informasi yang cepat, lengkap, akurat, transfaran dan mutakhir. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dalam kontribusi TI adalah teknologi internet. Internet sebagai media informasi telah memberikan peluang bagi setiap orang.

Pengenalan Teknologi informasi (TI), diharapkan dapat membuat perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk TI. Melalui perangkat Teknologi informasi, kita bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. TI akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari berbagai kalangan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TI secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.

Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi informasiadalah:
Menyadarkan kita akan potensi perkembangan Teknologi informasiyang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TI, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi informasiuntuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TI, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi informasiuntuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.

Jadi yang akan kita bahas pada saat ini adalah mengenai peranan teknologi informasi di bidang ekonomi dan pada pasar bebas pada khususnya .

B. Perdagangan Bebas

Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.
Perdagangan bebas dapat juga didefinisikan sebagai tidak adanya hambatan buatan (hambatan yang diterapkan pemerintah) dalam perdagangan antar individual-individual dan perusahaan-perusahaan yang berada di negara yang berbeda.
Perdagangan Internasional sering dibatasi oleh berbagai pajak negara, biaya tambahan yang diterapkan pada barang ekspor impor, dan juga regulasi non tarif pada barang impor. Secara teori, semuha hambatan-hambatan inilah yang ditolak oleh perdagangan bebas. Namun dalam kenyataannya, perjanjian-perjanjian perdagangan yang didukung oleh penganut perdagangan bebas ini justru sebenarnya menciptakan hambatan baru kepada terciptanya pasar bebas. Perjanjian-perjanjian tersebut sering dikritik karena melindungi kepentingan perusahaan-perusahaan besar.

Berbiara Masalah Perdagangan Di Indonesia Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, Standar Nasional diperlukan untuk menerapkan persaingan sehat antara produk impor dan produk dalam negeri.

"Jadi tidak sembarang produk murah bisa masuk, kualitas barang juga yang masuk juga harus dijaga," ujarnya di Departemen Perdagangan, Jakarta.

Selain itu Indonesia juga akan tegas menindak persaingan tidak sehat yang mungkin terjadi. "Instrumen safeguard dan antidumping sudah disepakati dalam perjanjian," kata Mari. Tiga langkah tersebut juga telah disepakati oleh kalangan pengusaha dalam rapat terbatas Departemen Perdagangan dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). "Kami sudah bicara dan mereka minta kita melakukan pengamanan,".

Menurut dia, Indonesia tidak mampu mengalahkan Cina dalam produk manufaktur karena negeri Tiongkok tersebut memproduksi barang dalam skala yang jauh lebih besar dari Indonesia. "Mereka sangat kuat di manufaktur. Susah kita bersaing karena skala produksi kita kalah dari mereka," tambah Mari.

Meski demikian Mari optimistis perdagangan bebas ASEAN-Cina mampu mendongkrak ekspor Indonesia ke Cina terutama untuk komoditi minyak gan gas. Selain itu ekspor produk nonmigas seperti minyak sawit mentah (crude palm oil /CPO) dan batu bara juga akan meningkat, karena permintaan dari Cina terus meningkat. "Keunggulan kita memang lebih ke sumber-sumber alam," kata dia.

C. Peranan Teknologi Informasi Di Era Pasar Bebas

Teknologi informasi sekarang ini berkembang dengan pesat. Pemanfaatan teknologi informasi ini sekarang sudah mencapai berbagai macam bidang kehidupan masyarakat kita. Seseorang yang masih awam akan teknologi informasi akan di cap kuno, oleh karenanya pengenalan akan teknologi sekarang ini sudah tidak hanya oleh kalangan terpelajar saja, tapi anak-anak dan orang tua pun sekarang ini seolah-olah tidak mau ketinggalan terus mempelajari teknologi informasi yang ada.


teknologi informasi dibuat untuk memudahkan para penggunanya dalam mencatat suatu transaksi, menyimpannya dalam bentuk data, mentransformasikannya menjadi informasi dan menyebarkannya kepada para pemakai informasi.
Dalam dunia bisnis teknologi informasi mempunyai dampak yang besar,misalnya suatu transaksi bisnis yang dicatat secara on-line, akan diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasinya dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine). Pada saat ini informasi menjadi hal yang sangat penting dalam kegiatan bisnis, dengan dukungan teknologi informasi, informasi semakin mudah diperoleh tanpa dibatasi ruang dan waktu.


Bahwa menjelang abad ke 21 negara-negara dan perusahaan-perusahaan yang unggul adalah mereka yang sejak awal sudah menerapkan teknologi informasi sebagai alat untuk berkompetisi. Teknologi informasi sudah menjadi senjata (alat) dalam proses bisnis perusahan yang dapat membuat aliran informasi berjalan secara cepat secara internal maupun eskternal.

Teknologi informasi memiliki banyak peranan dalam membantu manusia dan memecahkan masalah. Diantaranya membantu manusia dalam : meningkatkan produktivitas, meningkatkan efektivitas, meningkatkan efisiensi, meningkatkan mutu, meningkatkan kreativitas, Problem solving (pemecahan masalah). Teknologi infrormasi banyak membantu manusia dalam mengenali dan memecahkan masalah. Kegunaan utama teknologi infrormasi adalah membantu dalam pemecahan masalah dengan kreativitas tinggi dan membuat manusia semakin efektif dalam memanfaatkannya. Tanggung jawab pemakai teknologi informasi akan memberikan peran yang penting dalam memaksimalkan kinerja teknologi informasi, Peran TI dalam bidang ekonomi sangat tidak mungkin untuk dihindari. Dalam dunia ekonomi, teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Dalam bidang ekonomi, peranan Teknologi informasi sangat diperlukan.


Dengan adanya internet, segala jenis transaksi perdagangan maupun bisnis dapat dilakukan tanpa perlu beranjak dari meja kerja kita, dan tanpa perlu antri berjam-jam di loket-loket pelayanan, serta tanpa dibatasi oleh waktu.
Kemajuan perkembangan TI lainnya adalah adanya kemudahan dalam melakukan transaksi pembelian barang secara online melalui: internet (e-buy), perdagangan barang secara elektronik (e-commerce), tanpa kita harus ke tempat tujuan.


Keunggulan Teknologi informasi juga dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk mendukung bisnis mereka. Misal-nya: perdagangan saham secara online (bursa efek), dan lain sebagainya.Perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003.

Menurut laporan yang lain, pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seper-empat trilyun dolar US pada tahun 2011. Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini

antara lain: eBay, Yahoo, Amazon.com, Google, dan Paypal.
Contoh penerapan TI dalam bidang ekonomi :
A.E-banking ( Elektronik Banking)
misalnya :
Automated Teller Machine (ATM)
Mobile Banking (m-banking)
Internet Banking (i-banking)
SMS Banking

B.E-Commerce / Perdagangan Elektronik (e-dagang)
C.M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce)
D.L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce)

Dan lain lain.


BAB III

A. METODOLOGI PENELITIAN

a. Metode Penelitian

Studi ini berbentuk studi kepustakaan berupa menggali informasi tentang ilmu pengetahuan dan Teknologi dalam kaitannya untuk mengembangkan Teknologi informasi terhadap aktivitas ekonomi.

b. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui perkembangan Teknologi informasi terhadap aktivitas ekonomi

2. untuk Mengetahui cara penulisan makalah dan karya ilmiah yang baik



PENUTUP

teknologi informasi dan ekonomi terus berkembang, bahkan dewasa ini berlangsung dengan pesat. Perkembangan itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan menit atau detik, terutama berkaitan dengan Teknologi informasi yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Pengaruhnya meluas ke berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang ekonomi. Pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat ini memberikan dampak positif dan dampak negatif. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak positif dengan semakin terbuka dan tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan ke seluruh dunia menembus batas ruang dan waktu. Dampak negatifnya yaitu terjadinya perubahan nilai, norma, aturan, atau moral kehidupan yang bertentangan dengan nilai, norma, aturan, dan moral kehidupan yang dianut masyarakat. Menyikapi keadaan ini, maka peran ekonomi sangat penting untuk mengembangkan dampak positif dan memperbaiki dampak negatifnya. ekonomi tidak antipati atau alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun sebaliknya ekonomi menjadi subyek atau pelopor dalam pengembangannya

DAFTAR PUSTAKA

Gairola, C. M. (2004). Information and Communications Technology for Development. New Delhi: Elsevier.

Yuhetty, H. (n.d.). ICT and Education in Indonesia. Retrieved 11 20, 2008, from http://www.lib.itb.ac.id/: http://www.lib.itb.ac.id/~mahmudin/e-list/Indonesia-ICT-paper.pdf

http://tulisanpkfarida.blogspot.com/2010/11/pengertian-pasar-bebas.html.

http://medinahelmi.blogspot.com/2008/08/peranan-teknologi-informasi-dalam-dunia.html

makalah tingkepan dalam persepsi islam


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tradisi atau adat adalah perkataan atau perbuatan yang telah biasa dilaksanakan masyarakat secara terus-menerus. Tradisi tingkepan merupakan upacara yang diselenggarakan apabila usia kehamilan sudah berusia tujuh bulan. Hal itu biasanya dilakukan pada kehamilan yang pertama, sedangkan pada kehamilan yang kedua dan selanjutnya hanya berupa selamatan biasa.
Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini, pertama, tentang rangkaian tatacara (proses) pelaksaan tradisi tingkepan, kedua, makna alat-alat yang digunakan dalam tradisi tingkepan, ketiga, perspektif hukum islam terhadap tradisi tingkepan.
Penelitian tradisi tingkepan ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian Ini dilaksanakan . Dengan mengambil lokasi pada satu keluarga yang sedang melaksanakan upacara tradisi tingkepan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengamatan (observasi), dan penganalisisan ini menggunakan pendekatan analisis kultural.
Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka tradisi tingkepan hukumnya sunnah, karena pada intinya tingkepan ini adalah do’a dan hukum dari alat – alat yang digunakan dalam tradisi tingkepan ini bisa dikatakan mubah bisa juga dikatakan haram tergantung pada niat dan penafsiran masing – masing masyarakat. tradisi tingkepan ini perlu dilestarikan dan dilakukan selama tradisi tingkepan tidak bertentangan, tidak menyimpang, dan tidak menyalahi aturan norma-norma agama yang ada dalam Islam.



B . Rumusan Masalah

Makalah ini akan berusaha membahas tentang beberapa hal yang berkaitan dengan: tradisi tingkepan, makna alat alat yang digunakan dalam tradisi tingkepan, perspektif hukum islam terhadap tradisi tingkepan

C. Metode Penelitian

Penelitian tradisi tingkepan ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian Ini dilaksanakan . Dengan mengambil lokasi pada satu keluarga yang sedang melaksanakan upacara tradisi tingkepan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pengamatan (observasi), dan penganalisisan ini menggunakan pendekatan analisis kultural.

D. Tujuan Penulisan


Makalah ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan berikut: pertama, apa yang dimaksud tradisi tingkepan itu yang sebenarnya? Apa hukum dari memngadakan tradisi tingkepan ?




BABII

Di kalangan masyarakt jawa khususnya yang ada di pedesaan masih dilestarikan suatu tradisi apabila si perempuan hamil maka keluarganya mengadakan selamatan/walimahan, mereka menyebutnya “tingkepan”, sementara para santri menyebutnya “walimatul hamli”.



Kata tingkepan/tingkep berasal dari bahasa daerah/jawa : sing dienti-enti wis mathuk jangkep(yang ditunggu-tunggu sudah hampir sempurna). Waktu pelaksanaan selamatan tingkepan ini antara daerah satu dengan daerah lain tidak sama. Di sebagian daerah dilaksanakan pada saat usia janin ± empat bulan, sedangkan di daerah lain dilaksanakan pada saat usia janin tujuh bulan. Dalam upacara tingkepan yang mereka anggap sakral itu dihidangkan beberapa jenis menu makanan khas, di samping itu disajikan juga secama sesajen yang beraneka ragam.



Apakah upacara tingkepan (walimatul hamli) ini termasuk salah satu amalan sunnah atau tidak? Ada dalil dari hadits nabi atau pendapat ulama salaf atau tidak? Persoalan inilah yang menjadi faktor penyebab timbulnya pro dan kontra antara kelompok muslim yang satu dengan kelompok muslim yang lain. Sebagian dari kelompok muslim di Indonesia ada yang apriori, tidak mau malakukan bahkan ada yang bersikap ekstrim menolak dan berusaha untuk memberantasnya. Mereka berargumentasi bahwa tradisi tersebut termasuk adat istiadat jahiliyah (salah satu peninggalan Budha klasik). Oleh karena itu tidak pantas hal tersebut diamalkan oleh umat muslim. Mereka mengemukakan sebuah dalil berupa hadits Nabi saw. :

أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللهِ ثَلاَثَةٌ مُلْحِدٌ فِيْ الْحَرَامِ، وَمُبْتَغٍ فِيْ اْلإِسْلاَمِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ وَمُطَّلِبٍ دَمَ امْرِئٍ ليهريق دَمَهُ. رواه البخاري عن ابن عباس. اهـ الجامع الصغير ص 5

Artinya :

“Manusia yang paling dibenci oleh Allah ada tiga :

1. Orang yang melakukan pelanggaran di tanah haram;

2. Orang yang sudah memeluk Islam, akan tetapi masih mengamalkan tradisi kaum jahiliyah;

3. Orang yang menuntut darah orang lain agar orang lain itu dialirkan darahnya (yakni menuntut hukum bunuh tanpa alasan yang benar)”.

Adapun kelompok sunni (umumnya warga nahdliyin) menyikapi budaya tingkepan ini dengan fleksibel/lentur, mau menerima tidak apriori mau melakukan bahkan melestarikannya, namun tidak serta-merta menerimanya secara total, akan tetapi bertindak selektif, yang dilihat bukan tradisi atau budayanya tetapi nilai-nilai yang dikandungnya.



Sebagaimana di sebut di awal bahwa dalam upacara tingkepan -biasanya dilakukan oleh orang awam- itu ada hidangan khusus dan ada lagi sajian lain. Jika hal itu tidak dipenuhi -menurut kepercayaan mereka- akan timbul dampak negatif bagi ibu yang sedang hamil atau janin yang dikandungnya. Hidangan atau sajian dimaksud antara lain :

1. Nasi tumpeng;

2. Panggang ayam;

3. Buceng/nasi bucu tujuh buah;

4. Telur ayam kampung yang direbus tujuh butir;

5. Takir pontang yang berisi nasi kuning;

6. Nasi liwet yang masih dalam periok;

7. Rujak, yang bahannya dari beraneka ragam buah-buahan;

8. Pasung yang dibungkus daun nangka;

9. Cengkir (buah kelapa gading yang masih muda).

10. Sehelai daun talas yang diberi air putih;

11. Seser (alat jaring untuk menangkap ikan);

12. Sapu lidi;

13. Pecah kendi di halaman rumah;

14. Dan lain-lain.

Dengan melihat praktek dalam acara tingkepan yang demikian itu, maka wajarlah kiranya ada kelompok yang besikeras, seratus persen menolaknya.

Bagi kelompok yang setuju, tidak langsung menolaknya, akan tetapi dengan sikap selektif dan akomodatif, mereka menerima pelaksanaan acara selamatan tingkepan asalkan di dalamnya tidak ada hal-hal yang berseberangan dengan syari’at (hal yang haram) dan tidak pula merusak akidah (berbau syirik).

Shahibul walimah seharusnya mengerti bahwa :

1. Semua yang dihidangkan, baik yang berupa makanan yang dimakan di tempat atau yang berupa berkatan jangan diniati yang bukan-bukan, akan tetapi berniatlah menjamu para tamu dan bersedekah dengan harapan semoga dengan wasilahshadaqah ini, Allah SWT. memberikan keselamatan kepada segenap anggota keluarga, khususnya janin yang berada dalam kandungan serta sang suami dan isteri yang sedang mengandung (selameto ingkang dipun kandut, selameto ingkang ngandut lan selameto ingkang ngandutaken).

Bagi kita semua pasti sudah sama-sama faham bahwa yang namanya shadaqah dengan segala macam bentuknya asalkan dengan niat yang ikhlas dan bahan-bahannya halal, secara umum Rasulullah SAW. sangat menganjurkannya dan beliau jelaskan pula fadlilahnya, sebagaimana sabda beliau :

a. Hadits riwayat Imam Rafi’i :

لِكُلِّ شَيْءٍ زَكَاةٌ، وَزَكَاةُ الدَّارِ بَيْتُ الضِّيَافَةِ. رواه الرافعي عن ثابت (الجامع الصغير ص: 264)

Artinya :

“Setiap sesuatu itu ada alat pencucinya, pencuci untuk rumah/tempat tinggal adalah menjamu

b. Hadits riwayat Imam Thabarani :

الصَّدَقَةُ تَسُدُّ سَبْعِيْنَ بَابًا مِنَ السُّوْءِ. رواه الطبراني

Artinya :

“Besedekah itu bisa menutup tujuh puluh macam pintu keburukan”. (HR. Imam Thabarani).

c. Hadits riwayat imam Khatib :

الصَّدَقَةُ تَمْنَعُ سَبْعِيْنَ نَوْعًا مِنَ الْبَلاَءِ. رواه الخطيب

Artinya :

“Bersedekah itu bisa menolak tujuh puluh macam mala petaka/bala’”. (HR. Imam Khatib)

2. Walimatul hamli/selamatan tingkepan adalah salah satu wujud tahadduts bin ni’mahyakni memperlihatkan rasa syukur atas kenikmatan/ kegembiraan yang dianugerahkan oleh Allah SWT. berupa jabang bayi yang berada dalam janin yang selama ini menjadi dambaan pasangan suami dan isteri.

Ulama’ salaf memfatwakan : setiap ada suatu kenikmatan/kegembiraan disunatkan mengadakan selamatan/bancaan mengundang sanak tetangga dan teman-teman sebagaimana yang ditulis oleh syaikh Abd. Rahman Al-Juzairi dalam kitabnya “al-fiqhu alal madzahibil arba’ah” juz II hal. 33 :

الشَّافِعِيَّةُ قَالُوْا: يُسَنُّ صُنْعُ الطَّعَامِ وَالدَّعْوَةُ إِلَيْهِ عِنْدَ كُلِّ حَادِثِ سُرُوْرٍ، سَوَاءٌ كَانَ لِلْعُرْسِ أَوْ لِلْخِتَانِ أَوْ لِلْقُدُوْمِ مِنَ السَّفَرِ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ مِمَّا ذُكِرَ. اهـ

Artinya :

“Ulama Syafi’iyyah (pengikut madzhab Syafi’i) berpendapat : disunatkan membuat makanan dan mengundang orang lain untuk makan-makan, sehubungan dengan datangnya suatu kenikmatan/kegembiraan, baik itu acara temantenan, khitanan, datang dari bepergian dan lain sebagainya”.

Wal-hasil, para warga yang hendak mengadakan walimatul hamli sudah barang tentu harus menata hatinya dengan niatan yang benar dan mempunyai sikap arif dan bijak dalam memilih dan memilah di antara beberapa hidangan dan sajian tersebut, mana yang bisa diselaraskan dengan syari’at dan mana yang tidak, mana yang masih dalam koridor akidah islamiyah dan mana yang tidak.



sesungguhnya walimah al-haml yang ditanyakan dalam soal diatas tidak tergolong walimah-walimah yang diperlakukan oleh syariat Islam, walimah tersebut termasuk bidah dan bahkan bisa menjadi bid’ah yang jelek bila disertai dengan adat-adat yang tercela.
Qurrah al-‘Aiin Bi Fataawa as-Syaikh Ismail az-Zain Hal. 182

قَالَ الشَّافِعِيُّ ، رَحِمَهُ اللَّهُ : " الْوَلِيمَةُ الَّتِي تُعْرَفُ : وَلِيمَةُ الْعُرْسِ ، وَكُلُّ دَعْوَةٍ عَلَى إِمْلَاكٍ أَوْ نِفَاسٍ أَوْ خِتَانٍ أَوْ حَادِثِ سُرُورٍ ، فَدُعِيَ إِلَيْهَا رَجُلٌ ، فَاسْمُ الْوَلِيمَةِ يَقَعُ عَلَيْهَا

Imam as-Syafi’i berkata “Walimah yang dikenal (dalam islam) adalah walimah ‘Urs dan setiap jamuan yang diadakan atas dasar mendapatkan sesuatu, persalinan, khitanan atau kebahagiaan yang baru diperoleh kemudian jamuan tersebut dijadikan undangan maka nama walimah layak disematkan padanya”
Al-Haawy fii Fiqh as-Syaafi’i IX/555

ISTILAH-ISTILAH WALIMAH YANG DIKENAL DALAM ISLAM

ويقال لدعوة الختان إعذار ولدعوة الولادة عقيقة ولسلامة المرأة من الطلق خرس وقيل الخرس لطعام الولادة ولقدوم المسافر نقيعة ولإحداث البناء وكيرة ولما يتخذ للمصيبة وضيمة ولما يتخذ بلا سبب مأدبة

Jamuan khitanan disebut “ I’DZAAR ”, Jamuan kelahiran disebut “ AQIQAH “, jamuan terselamatkannya wanita dari jatuhnya talak disebut “ KHARS “ namun pendapat lain menyatakan khars adalah jamuan untuk kelahiran anak, Jamuan sampainya seseorang dari bepergian disebut “ NAQI’AH “, Jamuan seusai membangun rumah disebut “ WAKIIRAH “, jamuan selamat dari bencana disebut “ WADHIMAH “, dan jamuan yang diadakan tanpa alasan disebut “ MA’DABAH “.
Raudhah at-Thoolibiin III/64

وَالْوَلَائِمُ سِتٌّ : وَلِيمَةُ الْعُرْسِ : وَهِيَ الْوَلِيمَةُ عَلَى اجْتِمَاعِ الزَّوْجَيْنِ . وَوَلِيمَةُ الْخُرْسِ : وَهِيَ الْوَلِيمَةُ عَلَى وِلَادَةِ الْوَلَدِ . وَوَلِيمَةُ الْإِعْذَارِ : وَهِيَ الْوَلِيمَةُ عَلَى الْخِتَانِ . وَوَلِيمَةُ الْوَكِيرَةِ : وَهِيَ الْوَلِيمَةُ عَلَى بِنَاءِ الدَّارِ . قَالَ الشَّاعِرُ : كُلُّ الطَّعَامِ تَشْتَهِي رَبِيعَةُ الْخُرْسُ وَالْإِعْذَارُ وَالْوَكِيرَهْ وَوَلِيمَةُ النَّقِيعَةِ : وَهِيَ وَلِيمَةُ الْقَادِمِ مِنْ سَفَرِهِ ، وَرُبَّمَا سَمُّوا النَّاقَةَ الَّتِي تُنْحَرُ لِلْقَادِمِ نَقِيعَةً ، قَالَ الشَّاعِرُ : إِنَّا لَنَضْرِبُ بِالسُّيُوفِ رُءُوسَهُمْ ضَرْبَ الْقُدَارِ نَقِيعَةَ الْقُدَّامِ وَوَلِيمَةُ الْمَأْدُبَةِ : هِيَ الْوَلِيمَةُ لِغَيْرِ سَبَبٍ . فَإِنَّ خُصَّ بِالْوَلِيمَةِ جَمِيعُ النَّاسِ سُمِّيَتْ جَفَلَى ، وَإِنْ خُصَّ بِهَا بَعْضُ النَّاسِ ، سُمِّيَتْ نَقَرَى

Macam Walimah yang dikenal dalam Islam ada enam
• Walimah ‘Urs : Walimah yang diadakan atas dasar pertemuan dua insan dalam membentuk rumah tangga
• Walimah Khurs : Walimah yang diadakan atas dasar lahirnya seorang anak
• Walimah I’dzaar : Walimah yang diadakan atas dasar khitanan
• Walimah Wakiirah : Walimah yang diadakan atas dasar membangun rumah
• Walimah Naqii’ah : Walimah yang diadakan atas dasar kedatangan seseorang dari bepergian
• Walimah Ma’dabah : Walimah yang diadakan atas dasar tanpa sebabBila undangan walimah tersebut mencakup semua lapisan masyarakat dinamakan ‘JAFLAA’, bila hanya sebatas kalangan tertentu saja dinamakan ‘NAQRAA’.
Al-Haawy fii Fiqh as-Syaafi’i IX/555



Secara khusus tidak ditemukan dasar dalam syariat. Hanya saja, dalam fikih disampaikan bahwa apabila dalam kegiatan tersebut tidak terdapat hal-hal yang dilarang agama bahkan merupakan kebajikan seperti sodaqoh, qiro'atul qur'an dan sholawat kepada Nabi serta tidak meyakini bahwa penentuan waktu itu adalah sunnah, maka hukumnya diperbolehkan

REFERENSI :

- Qurrotul 'Ain hal. 158
- Tafsir Ibnu Katsir juz 3 hal. 525
- Fatawy al Fiqhiyyah al Kubro juz 2 hal. 7
- I'anah al Thalibin juz 3 hal. 414
- Bughyah al Mustarsyidin hal. 74

HASIL KEPUTUSAN
BAHTSUL MASAIL FMPP ke-23 SE-JAWA MADURA
di PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang
Rabu-Kamis, 25-26 Mei 2011 M. / 22-23 J. Akhir 1432 H.



BAB III

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka tradisi tingkepan hukumnya sunnah, karena pada intinya tingkepan ini adalah do’a dan hukum dari alat – alat yang digunakan dalam tradisi tingkepan ini bisa dikatakan mubah bisa juga dikatakan haram tergantung pada niat dan penafsiran masing – masing masyarakat. tradisi tingkepan ini perlu dilestarikan dan dilakukan selama tradisi tingkepan tidak bertentangan, tidak menyimpang, dan tidak menyalahi aturan norma-norma agama yang ada dalam Islam.





B. Saran

Diharapkan kalangan mahasiswa dan pembaca dapat melakukan penelitian lebih lanjut pada sub bab. Mengingat luasnya pembahasan dalam makalah ini. Sehingga dapat memahami lebih dalam.


DAFTAR PUSTAKA

- Qurrotul 'Ain hal. 158
- Tafsir Ibnu Katsir juz 3 hal. 525
- Fatawy al Fiqhiyyah al Kubro juz 2 hal. 7
- I'anah al Thalibin juz 3 hal. 414
- Bughyah al Mustarsyidin hal. 74

BAHTSUL MASAIL FMPP ke-23 SE-JAWA MADURA
di PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang
Rabu-Kamis, 25-26 Mei 2011 M. / 22-23 J. Akhir 1432 H.


Kamis, 11 April 2013

METODE PENCARIAN (ARTIFICIAL INTELEJENCE)





Terdapat banyak metode yang telah diusulkan. Semua metode yang ada dapat dibedakan ke dalam 2 jenis :

==>Pencarian buta / tanpa informasi (blind / un-informed search)
==>Pencarian heuristik / dengan informasi (heuristic atau informed search)


setiap metode mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

METODE PENCARIAN (ARTIFICIAL INTELEJENCE) Bi-directional saerch (BDF)

Pencarian dilakukan dari dua arah : pencarian maju (dari start ke goal) dan pencarian mundur (dari goal ke start). Ketika dua arah pencarian telah membangkitkan simpul yang sama, maka solusi telah ditemukan, yaitu dengan cara menggabungkan kedua jalur yang bertemu.

Pencarian dua arah adalah mesin pencarian grafik algoritma yang menemukan jalur terpendek dari titik awal ke titik tujuan dalam grafik diarahkan. Ini berjalan dua pencarian simultan: satu maju dari keadaan awal, dan satu mundur dari tujuan, berhenti ketika dua bertemu di tengah. Alasan untuk pendekatan ini adalah bahwa dalam banyak kasus itu lebih cepat: misalnya, dalam model yang disederhanakan dari kompleksitas masalah pencarian di mana kedua pencarian memperluas pohon dengan percabangan b faktor, dan jarak dari awal sampai tujuannya adalah d, masing-masing dua pencarian memiliki kompleksitas O (bd / 2) (dalam notasi Big O), dan jumlah ini dua kali pencarian jauh lebih sedikit dibandingkan kompleksitas (bd) O yang akan dihasilkan dari satu pencarian dari awal ke tujuan.

Seperti dalam Sebuah pencarian *, bi-directional pencarian dapat dipandu oleh perkiraan heuristik dari jarak yang tersisa untuk tujuan (di pohon maju) atau dari awal (di pohon belakang).

Ira Pohl adalah yang pertama untuk merancang dan menerapkan algoritma bi-directional heuristik pencarian. Andrew Goldberg dan lain-lain menjelaskan kondisi terminasi yang benar untuk versi bidirectional Algoritma Dijkstra.


Description

Sebuah Heuristic Search dua arah adalah pencarian ruang dari beberapa negara ke negara bagian lain, mencari dari ke dan dari untuk secara bersamaan (atau quasi-secara bersamaan jika dilakukan pada mesin sekuensial). Ini mengembalikan daftar yang sah dari operator bahwa jika diterapkan akan memberi kita.

Meskipun mungkin tampak seolah-olah operator harus dibalik untuk pencarian mundur, hanya diperlukan untuk dapat menemukan, mengingat setiap node, himpunan node induk seperti bahwa ada beberapa operator yang sah dari masing-masing node induk untuk. Hal ini sering disamakan dengan sebuah jalan satu arah dalam domain rute-temuan: tidak perlu untuk dapat melakukan perjalanan ke kedua arah, namun perlu ketika berdiri di ujung jalan untuk menentukan awal jalan sebagai rute yang mungkin.

Demikian pula, bagi mereka yang memiliki tepi busur terbalik (yaitu busur yang terjadi di kedua arah) itu tidak perlu bahwa setiap arah menjadi biaya yang sama. Pencarian sebaliknya akan selalu menggunakan biaya terbalik (yaitu biaya busur ke arah depan). Lebih formal, jika adalah node dengan orang tua, maka, yang didefinisikan sebagai biaya dari untuk. (Auer Kaindl 2004)

Terminologi dan notasi



faktor percabangan dari pohon pencarian



biaya yang terkait dengan bergerak dari node ke node



biaya dari akar ke node



perkiraan heuristik dari jarak antara node dan tujuan



negara awal



negara tujuan (kadang-kadang, tidak menjadi bingung dengan fungsi)



arah arus pencarian. Dengan konvensi, adalah sama dengan 1 untuk arah maju dan 2 untuk arah mundur (Kwa 1989)



arah yang berlawanan penelusuran (yakni)



pohon pencarian di d arah. Jika, akar, jika, akar adalah



daun (kadang-kadang disebut sebagai). Ini adalah dari set ini bahwa sebuah node dipilih untuk ekspansi. Dalam pencarian dua arah, ini kadang-kadang disebut 'perbatasan' pencarian atau 'muka gelombang', mengacu pada bagaimana mereka muncul saat pencarian diwakili grafis. Dalam metafora ini, sebuah 'tabrakan' terjadi ketika, selama fase ekspansi, sebuah node dari satu wavefront yang ditemukan memiliki penerus dalam wavefront lawan.



non-daun node. Set ini berisi node yang sudah dikunjungi oleh pencarian

Pendekatan untuk Heuristic Search dua arah



Algoritma dua arah secara garis besar dapat dibagi menjadi tiga kategori: Front-to-Front, Front-to-Back (atau Front-to-End), dan Perimeter Cari (Kaindl Kainz 1997). Ini berbeda dengan fungsi yang digunakan untuk menghitung heuristik.



Front-to-Back

Front-to-Back algoritma menghitung nilai node dengan menggunakan perkiraan heuristik antara dan akar dari pohon pencarian yang berlawanan, atau.

Front-to-Back adalah yang paling aktif diteliti dari tiga kategori. Algoritma terbaik saat ini (setidaknya dalam domain puzzle Lima belas) adalah BiMAX-BS * F algoritma, yang diciptakan oleh Auer dan Kaindl (Auer, Kaindl 2004).

Front-to-Front

Front-to-Front algoritma menghitung nilai node dengan menggunakan perkiraan heuristik antara dan beberapa subset dari. Contoh kanonik adalah bahwa dari BHFFA (Algoritma Heuristic Front-to-Front Bidirectional) (de Champeaux 1977/1983), di mana fungsi ini didefinisikan sebagai minimum semua perkiraan heuristik antara node saat ini dan node di depan lawan. Atau, secara resmi:



mana mengembalikan sebuah estimasi (yaitu tidak melebih-lebihkan) heuristik diterima dari jarak antara node dan.

Front-to-Front menderita menjadi berlebihan menuntut komputasi. Setiap kali sebuah node dimasukkan ke dalam daftar terbuka, nilainya harus dihitung. Ini melibatkan menghitung perkiraan heuristik dari untuk setiap node di set berlawanan, seperti dijelaskan di atas. Set bertambah besar secara eksponensial untuk semua domain dengan.

METODE PENCARIAN (ARTIFICIAL INTELEJENCE) Iterative-deepening search (IDS)


==> IDS merupakan metode yang menggabungkan kelebihan BFS (Complete dan Optimal) dengan kelebihan DFS (space complexity rendah atau membutuhkan sedikit memori)

==> Tetapi konsekwensinya adalah time complexitynya menjadi tinggi.


Iteratif memperdalam kedalaman-pertama pencarian (IDS) adalah pencarian ruang strategi di mana pencarian mendalam-terbatas dijalankan berulang kali, meningkatkan batas kedalaman dengan setiap iterasi sampai mencapai, kedalaman negara tujuan dangkal. IDS setara dengan luas-pertama pencarian, tetapi menggunakan memori lebih sedikit, pada setiap iterasi, ia mengunjungi node dalam pohon pencarian dalam urutan yang sama seperti depth-first search, tapi urutan kumulatif di mana node pertama kali mengunjungi secara efektif luasnya -pertama.

IDS menggabungkan depth-first pencari ruang-efisiensi dan kelengkapan luas-pertama pencarian ini (ketika faktor percabangan terbatas). Ini adalah optimal ketika biaya jalan adalah fungsi non-penurunan kedalaman node.

Kompleksitas ruang IDS adalah, di mana merupakan faktor percabangan dan kedalaman dangkal gawang. Karena berulang memperdalam kunjungan menyatakan beberapa kali, hal itu mungkin tampak sia-sia, tapi ternyata menjadi tidak begitu mahal, karena di pohon sebagian besar node berada di tingkat bawah, sehingga tidak terlalu menjadi masalah jika tingkat atas yang dikunjungi beberapa kali.

Keuntungan utama dari IDS dalam mencari permainan pohon adalah bahwa pencarian sebelumnya cenderung meningkatkan heuristik yang biasa digunakan, seperti heuristik pembunuh dan pemangkasan alpha-beta, sehingga perkiraan yang lebih akurat dari skor berbagai node pada pencarian kedalaman akhir dapat terjadi, dan pencarian selesai lebih cepat karena dilakukan dalam urutan yang lebih baik. Misalnya, alpha-beta pemangkasan yang paling efisien jika ia mencari langkah terbaik pertama.

Keuntungan kedua adalah respon dari algoritma. Karena iterasi awal menggunakan nilai kecil untuk, mereka mengeksekusi sangat cepat. Hal ini memungkinkan algoritma untuk memasok indikasi awal hasilnya segera, diikuti oleh perbaikan dengan meningkatnya. Ketika digunakan dalam pengaturan interaktif, seperti dalam program bermain catur, fasilitas ini memungkinkan program untuk bermain setiap saat dengan langkah terbaik saat ini ditemukan dalam pencarian telah selesai sejauh ini. Hal ini tidak mungkin dengan pencarian mendalam-pertama tradisional.

Kompleksitas waktu IDS di seimbang pohon berhasil menjadi sama seperti pencarian Depth-first:.

Dalam iteratif deepening, pencarian node pada tingkat bawah diperluas sekali, orang-orang di samping tingkat bawah diperluas dua kali, dan seterusnya, sampai ke akar pohon pencarian, yang diperluas kali [2]. Jadi jumlah ekspansi dalam pencarian berulang memperdalam adalah





Untuk dan jumlah ini

6 + 50 + 400 + 3.000 + 20.000 + 100.000 = 123.456

Semua bersama-sama, berulang-ulang pencarian pendalaman dari kedalaman 1 sampai kedalaman memperluas node hanya sekitar 11% lebih dari pencarian luas-pertama atau kedalaman terbatas tunggal untuk kedalaman, saat. Faktor semakin tinggi percabangan, semakin rendah biaya overhead negara berulang kali diperluas, tapi bahkan ketika faktor percabangan adalah 2, berulang memperdalam pencarian hanya membutuhkan waktu sekitar dua kali lebih lama sebagai pencarian luas-pertama lengkap. Ini berarti bahwa kompleksitas waktu berulang memperdalam masih, dan kompleksitas ruang adalah seperti pencarian depth-first reguler. Secara umum, berulang memperdalam adalah metode pencarian disukai ketika ada ruang pencarian yang besar dan kedalaman solusi tidak diketahui. [2]



Contoh



pencarian depth-first mulai A, dengan asumsi bahwa tepi kiri dalam grafik yang ditunjukkan dipilih sebelum bagian samping kanan, dan dengan asumsi pencarian mengingat node sebelumnya dikunjungi dan tidak akan mengulangi mereka (karena ini adalah grafik kecil), akan mengunjungi node dalam urutan sebagai berikut: A, B, D, F, E, C, G. tepi dilalui dalam bentuk pencarian pohon Trémaux, struktur dengan aplikasi penting dalam teori graf.

Melakukan pencarian yang sama tanpa mengingat sebelumnya mengunjungi hasil node pada kelenjar mengunjungi di urutan A, B, D, F, E, A, B, D, F, E, dll selamanya, terperangkap dalam A, B, D, F , E siklus dan tidak pernah mencapai C atau G.

Iteratif memperdalam mencegah loop ini dan akan mencapai node berikut pada kedalaman berikut, dengan asumsi itu melanjutkan kiri-ke-kanan seperti di atas:

0: A

1: A (diulang), B, C, E

(Perhatikan bahwa berulang memperdalam kini melihat C, ketika pencarian depth-first konvensional tidak.)

2: A, B, D, F, C, G, E, F

(Perhatikan bahwa masih melihat C, tetapi itu datang kemudian. Juga mencatat bahwa ia melihat E melalui jalan yang berbeda, dan loop kembali ke F dua kali.)

3: A, B, D, F, E, C, G, E, F, B

Untuk grafik ini, karena lebih mendalam ditambahkan, dua siklus "ABFE" dan "AEFB" hanya akan mendapatkan lagi sebelum algoritma menyerah dan mencoba cabang lain.